Dari Cinta Menjadi Kebiasaan: Perjalanan Belajar Bahasa Inggris Derin, Gadis Turki 8 Tahun

2026年3月26日

“Sebelum les di 51Talk, anak saya memang menyukai Bahasa Inggris, tetapi dia hanya menggunakannya dalam pelajaran di sekolah. Tidak terlihat dalam kehidupan sehari-harinya. Seiring dengan semakin populernya pembelajaran e-school, kami mulai mencari cara agar Bahasa Inggris bisa menjadi bagian dari rutinitasnya setiap hari.” Ini adalah penuturan dari Uğur Bey, ayah dari Derin, gadis cilik berusia 8 tahun.

Titik Awal: Bahasa Inggris yang Terbatas di Lingkungan Kelas

Sebelum memulai pelajaran bersama 51Talk pada tanggal 15 Mei, Derin memang menikmati kelas Bahasa Inggris di sekolah dan memiliki prestasi akademik yang baik. Namun, penggunaan Bahasa Inggrisnya hanya terbatas di dalam kelas, sebuah hal yang cukup mengkhawatirkan ayahnya.

Bahkan dengan semakin maraknya diskusi seputar pendidikan e-school, Derin masih kesulitan untuk aktif menggunakan Bahasa Inggris di luar lingkungan sekolahnya. Kondisi ini seringkali menjadi tantangan bagi banyak orang tua yang ingin anaknya fasih berbahasa Inggris.

Peningkatan Kesadaran Berbahasa Berkat 51Talk

Uğur Bey menjelaskan, “Setelah Derin memulai pelajaran di 51Talk, kami melihat peningkatan signifikan dalam penggunaan Bahasa Inggrisnya di kehidupan sehari-hari. Di era e-school seperti sekarang, menemukan dukungan belajar yang tepat benar-benar membuat perbedaan besar. Saya percaya ini telah meletakkan dasar yang jauh lebih kuat bagi dirinya.”

Kini, Derin dengan gembira menyanyikan lagu-lagu Bahasa Inggris favoritnya tanpa ragu. Ia sangat mencintai pelajarannya bersama para guru di 51Talk, bahkan saat liburan musim panas—ketika ia bisa memilih antara bermain, berenang, atau beristirahat—ia tetap ingin mengambil pelajaran. Ini menunjukkan bahwa metode belajar yang menyenangkan dan interaktif mampu menumbuhkan minat belajar Bahasa Inggris anak secara alami.

 

Bertemu Guru dari Berbagai Penjuru Dunia

Salah satu aspek favorit keluarga ini adalah keragaman guru yang tersedia. “Bisa mengambil pelajaran dengan guru-guru dari seluruh dunia adalah pengalaman yang sangat berharga. Terbiasa dengan beragam aksen dan belajar tentang budaya yang berbeda sejak usia muda membuat kami sangat bahagia,” kata Uğur Bey. Pengalaman ini tidak hanya meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris anak tetapi juga memperluas wawasan budaya mereka, sebuah keuntungan besar dari edutech global.

Sistem Fleksibel, Keluarga Lebih Nyaman dan Tenang

Sistem yang fleksibel dari 51Talk menawarkan kemudahan besar bagi keluarga. “Fleksibilitas kebijakan pembatalan pelajaran dan sifat perlindungan untuk orang tua adalah kenyamanan yang luar biasa. Bisa memilih guru dan menjadwalkan pelajaran kapan pun kami mau menjadikan segalanya jauh lebih mudah,” jelas Uğur Bey. Kemudahan ini menjadi faktor penting bagi orang tua yang sibuk, memungkinkan pembelajaran Bahasa Inggris online terintegrasi dengan baik dalam jadwal harian.

Rekomendasi Jujur dari Orang Tua

Uğur Bey sangat puas dengan pengalaman ini hingga ia telah merekomendasikan 51Talk kepada teman-temannya: “Sejauh ini, 3 teman saya sudah mendaftar. Saya telah berbagi dengan mereka betapa ramah dan menyenangkan para gurunya, betapa mudahnya aplikasi ini digunakan, dan kualitas materi pengajarannya. Kemajuan yang mulus dan cepat ini memberikan banyak kepercayaan diri, jadi saya pasti merekomendasikan ini kepada semua orang.”

Kisah Derin adalah bukti nyata bagaimana inovasi edutech seperti 51Talk dapat mengubah persepsi dan kebiasaan belajar anak-anak, mengubah Bahasa Inggris dari sekadar mata pelajaran menjadi bagian yang dicintai dalam kehidupan mereka.

Related Articles

Bagaimana 51Talk Bikin Gracie Pede Speaking English

Dulu Gracie malu-malu, tapi sekarang dia jadi lebih berani mencoba! Kalau ada yang tanya pakai Bahasa Inggris, dia tidak lagi sembunyi di belakang saya.

Visioner Muda dari UEA Tampil di Panggung COP30

Khaseeba mengubah kecintaannya pada membaca dan berbicara bahasa Inggris menjadi sebuah pencapaian luar biasa di panggung global. dari 700 peserta, ia melaju melalui babak pidato langsung dan kuis hingga akhirnya keluar sebagai pemenang.

Sheddi, Anak 12 Tahun dari Arab Saudi, Memperjuangkan Konservasi Satwa Liar

Sheddi berbicara tentang kecintaannya terhadap hewan dan menyoroti keberhasilan Arab Saudi dalam melestarikan oriks Arab—hewan yang pernah dinyatakan punah dan kini telah dipulihkan kembali melalui upaya-upaya berdedikasi yang diakui oleh UNESCO. Terinspirasi oleh pencapaian ini dan Inisiatif Hijau Arab Saudi, ia menyerukan kepada dunia untuk bersatu melindungi satwa liar dan menjaga bumi tetap hidup.

Abdulmohsen, Anak 9 Tahun dari Arab Saudi, Berbicara tentang Lautan di COP30

Abdulmohsen menyampaikan pesan yang mendesak tentang krisis diam-diam yang tengah dihadapi lautan kita akibat pemanasan global, polusi, dan penangkapan ikan berlebihan. Ia menyoroti lumba-lumba Vaquita yang terancam kritis sebagai sebuah peringatan nyata, dan menyebutkan upaya Arab Saudi dalam melindungi terumbu karang Laut Merah sebagai sumber harapan bagi dunia.

Le Bao Nhi, 11 Tahun dari Vietnam, Mengadvokasi Pembersihan Lautan di COP30

Le Bao Nhi yang berusia sebelas tahun, sebelumnya menghadapi kesulitan dalam pengucapan dan kepercayaan diri berbicara. Namun, setelah berlatih dengan tekun setiap hari bersama 51Talk—secara rutin mengikuti lima sesi tatap muka satu lawan satu setiap minggunya—ia telah mencapai kemajuan yang luar biasa dalam kemampuan bahasa Inggrisnya.

Perempuan Asal Thailand Berbicara di COP30, Mengadvokasi Perlindungan Lautan

Wasuthida Ringkleun yang berusia dua belas tahun, mulai belajar bersama 51Talk pada November 2024 dan berhasil tampil menonjol di antara hampir 200 peserta dari seluruh penjuru negeri. Terinspirasi oleh pengalamannya sebagai pembawa berita di sekolah dan dibimbing oleh semangat berkembang yang kuat

Osman, Usia 12 Tahun, Mewakili Türkiye di COP30 dan Berbicara tentang Iklim

Osman Batu yang berusia dua belas tahun, mulai belajar bahasa Inggris sejak usia dini dengan dukungan penuh dari keluarganya. Ia menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam kepercayaan diri dan kelancaran berbicara selama mempersiapkan diri untuk COP30

Dari ‘Terpaksa’ Jadi ‘Hobi’: Transformasi Belajar Bahasa Inggris Dengan Metode Bermain

Dari enggan, Egan kini antusias belajar. Bahasa Inggrisnya meningkat pesat berkat pelajaran daring interaktif dan bimbingan guru les privat.

Masih 1 SD, Tapi Pede Ngomong & Paham News in English

King membangun kemampuan bicara Inggris dan kepercayaan diri melalui kelas online fleksibel. Belajarnya seru, kemajuannya luar biasa!

Dari Cinta Menjadi Kebiasaan: Perjalanan Belajar Bahasa Inggris Derin, Gadis Turki 8 Tahun

Inggris bukan lagi sekadar mata pelajaran buat Derin. Kini jadi kebiasaan harian, ia menikmati kelas dan enjoy speaking english dengan guru-guru internasional.

Perjalanan Bahasa Inggris Defne, 9 Tahun: Dari Grogi Hingga Percaya Diri!

Mengatasi rasa takut, Defne kini percaya diri berbahasa Inggris. Belajar jadi bagian ceria harinya, berkat guru yang sabar dan menyenangkan.

“Ma, Aku Mau Les Lagi!” Kisah Anak Laki-Laki 6 Tahun Ini Bikin Kagum!

Mukuma bertransformasi dari pembicara pemalu menjadi pembelajar yang percaya diri dan termotivasi, giat mengikuti pelajaran bahasa Inggris di rumah.

Siswa Kelas 7 Ini Dulu Gugup Ngomong Inggris, Kini Siap Jelajahi Dunia!

With flexible online lessons and one-on-one guidance, Emma improved her English speaking, pronunciation, and confidence, steadily moving toward her international dream.

Kisah Inspiratif Achi, Bocah Thailand 9 Tahun: Fasih Berbahasa Inggris dan Tampil di Super10!

Berkat pelajaran interaktif dan praktik yang seru, Sean dengan cepat mengembangkan kemampuan bahasa Inggrisnya dan makin percaya diri berkomunikasi dalam kehidupan nyata.

Masa Depan yang Gemilang, Dimulai Hari Ini.

Related Articles

Scroll to Top