Bagaimana 51Talk Bikin Gracie Pede Speaking English

2026年5月19日

Sebagai orang tua, kita tentu ingin melihat si kecil tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, dan paling penting, percaya diri. Namun, terkadang ada satu tantangan besar, terutama dalam belajar bahasa Inggris: rasa malu atau takut mencoba.

Itulah yang sempat dirasakan oleh Gracie (8 tahun), seorang siswa sekolah Montessori yang tinggal di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Putri tercinta Ibu Ira Purba ini adalah anak yang aktif dan penuh potensi. Namun, saat berhadapan dengan bahasa Inggris, seringkali rasa malu menghalanginya untuk berani berbicara.

Gracie, siswi Montessori yang terbantu pede Berbahasa Inggris berkat 51Talk

“Gracie itu sebenarnya pintar, tapi kalau sudah disuruh ngomong Bahasa Inggris, dia suka malu-malu,” kenang Ibu Ira Purba.

“Sebagai orang tua, saya tahu betapa pentingnya Bahasa Inggris di masa depan. Tapi bagaimana caranya agar Gracie tidak cuma pintar di teori, tapi juga berani mempraktikkannya?”


Momen Perubahan: Bertemu Guru Asing 1-on-1 di 51Talk

Pencarian Ibu Ira Purba akan solusi akhirnya membawa mereka ke 51Talk, sebuah platform belajar Bahasa Inggris daring yang menawarkan kelas 1-on-1 (privat) dengan guru asing bersertifikat. Ini adalah titik balik bagi Gracie.

“Awalnya saya ragu, apakah Gracie akan nyaman belajar online dengan guru yang belum pernah ditemuinya? Apalagi ini guru asing,” ujar Ibu Ira.

Tapi ternyata, saya keliru. Sesi 1-on-1 dengan guru asing di 51Talk itu benar-benar ajaib bagi Gracie.

Di kelas 51Talk, Gracie tidak perlu bersaing dengan banyak siswa lain. Seluruh perhatian guru terfokus padanya. Guru asing yang sabar dan ramah membimbing Gracie langkah demi langkah, menciptakan ruang yang aman dan menyenangkan baginya untuk bereksperimen dengan kata-kata.

“Dulu Gracie malu-malu, tapi sekarang dia jadi lebih berani mencoba! Kalau ada yang tanya pakai Bahasa Inggris, dia tidak lagi sembunyi di belakang saya. Bahkan kadang dia inisiatif duluan untuk ngomong. Ini semua berkat bimbingan 1-on-1 dari guru asing di 51Talk yang memang ahli membuat anak percaya diri. Mereka tidak hanya mengajar, tapi juga membangun keberanian Gracie.”

Transformasi Gracie bukan hanya soal nilai, tapi tentang kepercayaan diri yang tumbuh dari dalam. Ia belajar bahwa kesalahan adalah bagian dari proses, bukan hal yang memalukan. Interaksi autentik dengan guru asing membantunya menyerap aksen dan intonasi natural, membuatnya semakin nyaman dan lancar. Selain perkembangan Gracie, Ibu Ira Purba juga menemukan manfaat besar lain dari 51Talk: kemudahan pengaturan jadwal. Sebagai orang tua yang putrinya bersekolah di Montessori dan memiliki segudang kegiatan ekstrakurikuler, fleksibilitas adalah segalanya.

“Gracie itu banyak sekali kegiatan, dari sekolah sampai les-les lain. Dulu saya pusing sekali mencari jadwal les Bahasa Inggris yang cocok,” cerita Ibu Ira.

“Dengan 51Talk, semua jadi mudah. Saya bisa mengatur jadwal les Gracie kapan saja, disesuaikan dengan waktu luangnya. Ini sangat membantu kami! Tidak ada lagi drama jadwal bentrok, dan Gracie bisa belajar dengan fokus tanpa merasa terburu-buru.”

Wujudkan Potensi Maksimal Si Kecil dengan 51Talk!

Kisah Gracie adalah bukti nyata bahwa dengan metode yang tepat dan dukungan yang personal, setiap anak bisa menemukan keberanian dan potensi tersembunyi mereka dalam belajar bahasa Inggris. 51Talk tidak hanya mengajarkan bahasa, tetapi juga membangun karakter anak: percaya diri, berani mencoba, dan siap menghadapi dunia.

Coba Trial Class GRATIS 51Talk sekarang! Rasakan sendiri bagaimana bimbingan 1-on-1 dari guru asing bersertifikat via aplikasi 51Talk bisa membuat si kecil yang tadinya malu-malu, kini berani bersuara dan percaya diri berbahasa Inggris. Jadwalkan di waktu terbaik Anda, dan saksikan si kecil berkembang bersama kami!

Related Articles

Bagaimana 51Talk Bikin Gracie Pede Speaking English

Dulu Gracie malu-malu, tapi sekarang dia jadi lebih berani mencoba! Kalau ada yang tanya pakai Bahasa Inggris, dia tidak lagi sembunyi di belakang saya.

Visioner Muda dari UEA Tampil di Panggung COP30

Khaseeba mengubah kecintaannya pada membaca dan berbicara bahasa Inggris menjadi sebuah pencapaian luar biasa di panggung global. dari 700 peserta, ia melaju melalui babak pidato langsung dan kuis hingga akhirnya keluar sebagai pemenang.

Sheddi, Anak 12 Tahun dari Arab Saudi, Memperjuangkan Konservasi Satwa Liar

Sheddi berbicara tentang kecintaannya terhadap hewan dan menyoroti keberhasilan Arab Saudi dalam melestarikan oriks Arab—hewan yang pernah dinyatakan punah dan kini telah dipulihkan kembali melalui upaya-upaya berdedikasi yang diakui oleh UNESCO. Terinspirasi oleh pencapaian ini dan Inisiatif Hijau Arab Saudi, ia menyerukan kepada dunia untuk bersatu melindungi satwa liar dan menjaga bumi tetap hidup.

Abdulmohsen, Anak 9 Tahun dari Arab Saudi, Berbicara tentang Lautan di COP30

Abdulmohsen menyampaikan pesan yang mendesak tentang krisis diam-diam yang tengah dihadapi lautan kita akibat pemanasan global, polusi, dan penangkapan ikan berlebihan. Ia menyoroti lumba-lumba Vaquita yang terancam kritis sebagai sebuah peringatan nyata, dan menyebutkan upaya Arab Saudi dalam melindungi terumbu karang Laut Merah sebagai sumber harapan bagi dunia.

Le Bao Nhi, 11 Tahun dari Vietnam, Mengadvokasi Pembersihan Lautan di COP30

Le Bao Nhi yang berusia sebelas tahun, sebelumnya menghadapi kesulitan dalam pengucapan dan kepercayaan diri berbicara. Namun, setelah berlatih dengan tekun setiap hari bersama 51Talk—secara rutin mengikuti lima sesi tatap muka satu lawan satu setiap minggunya—ia telah mencapai kemajuan yang luar biasa dalam kemampuan bahasa Inggrisnya.

Perempuan Asal Thailand Berbicara di COP30, Mengadvokasi Perlindungan Lautan

Wasuthida Ringkleun yang berusia dua belas tahun, mulai belajar bersama 51Talk pada November 2024 dan berhasil tampil menonjol di antara hampir 200 peserta dari seluruh penjuru negeri. Terinspirasi oleh pengalamannya sebagai pembawa berita di sekolah dan dibimbing oleh semangat berkembang yang kuat

Osman, Usia 12 Tahun, Mewakili Türkiye di COP30 dan Berbicara tentang Iklim

Osman Batu yang berusia dua belas tahun, mulai belajar bahasa Inggris sejak usia dini dengan dukungan penuh dari keluarganya. Ia menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam kepercayaan diri dan kelancaran berbicara selama mempersiapkan diri untuk COP30

Dari ‘Terpaksa’ Jadi ‘Hobi’: Transformasi Belajar Bahasa Inggris Dengan Metode Bermain

Dari enggan, Egan kini antusias belajar. Bahasa Inggrisnya meningkat pesat berkat pelajaran daring interaktif dan bimbingan guru les privat.

Masih 1 SD, Tapi Pede Ngomong & Paham News in English

King membangun kemampuan bicara Inggris dan kepercayaan diri melalui kelas online fleksibel. Belajarnya seru, kemajuannya luar biasa!

Dari Cinta Menjadi Kebiasaan: Perjalanan Belajar Bahasa Inggris Derin, Gadis Turki 8 Tahun

Inggris bukan lagi sekadar mata pelajaran buat Derin. Kini jadi kebiasaan harian, ia menikmati kelas dan enjoy speaking english dengan guru-guru internasional.

Perjalanan Bahasa Inggris Defne, 9 Tahun: Dari Grogi Hingga Percaya Diri!

Mengatasi rasa takut, Defne kini percaya diri berbahasa Inggris. Belajar jadi bagian ceria harinya, berkat guru yang sabar dan menyenangkan.

“Ma, Aku Mau Les Lagi!” Kisah Anak Laki-Laki 6 Tahun Ini Bikin Kagum!

Mukuma bertransformasi dari pembicara pemalu menjadi pembelajar yang percaya diri dan termotivasi, giat mengikuti pelajaran bahasa Inggris di rumah.

Siswa Kelas 7 Ini Dulu Gugup Ngomong Inggris, Kini Siap Jelajahi Dunia!

With flexible online lessons and one-on-one guidance, Emma improved her English speaking, pronunciation, and confidence, steadily moving toward her international dream.

Kisah Inspiratif Achi, Bocah Thailand 9 Tahun: Fasih Berbahasa Inggris dan Tampil di Super10!

Berkat pelajaran interaktif dan praktik yang seru, Sean dengan cepat mengembangkan kemampuan bahasa Inggrisnya dan makin percaya diri berkomunikasi dalam kehidupan nyata.

Masa Depan yang Gemilang, Dimulai Hari Ini.

Related Articles

Scroll to Top