Rahasia Anak Lebih Percaya Diri Bicara Bahasa Inggris: Pengalaman Rigel Belajar Bersama Native Speaker di 51Talk

2026年10月12日

Memiliki anak yang aktif dan percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris menjadi salah satu tujuan banyak orang tua saat ini. Namun, salah satu tantangan terbesar dalam mempelajari bahasa baru bukan sekadar menghafal kosakata, tetapi membantu anak merasa cukup percaya diri untuk berbicara, bahkan ketika mereka belum yakin apakah yang mereka ucapkan sudah benar.

Hal inilah yang dialami Bapak Surya dalam mendampingi putranya, Rigel, sepanjang perjalanan belajar Bahasa Inggrisnya. Sebelum bergabung dengan 51Talk, Rigel sebenarnya sudah pernah belajar Bahasa Inggris melalui program lain, termasuk writing, listening, dan pronunciation. Namun, ketika harus berbicara dan berinteraksi secara langsung dengan orang lain, ia masih merasa ragu.

Setelah menyelesaikan lebih dari 41 kelas di 51Talk, Bapak Surya mulai melihat perubahan yang berarti. Rigel yang sebelumnya masih takut dan ragu ketika berbicara, kini menjadi lebih percaya diri saat berkomunikasi dengan gurunya.

Hal inilah yang dialami Bapak Surya dalam mendampingi putranya, Rigel, sepanjang perjalanan belajar Bahasa Inggrisnya. Sebelum bergabung dengan 51Talk, Rigel sebenarnya sudah pernah belajar Bahasa Inggris melalui program lain, termasuk writing, listening, dan pronunciation. Namun, ketika harus berbicara dan berinteraksi secara langsung dengan orang lain, ia masih merasa ragu.

Setelah menyelesaikan lebih dari 41 kelas di 51Talk, Bapak Surya mulai melihat perubahan yang berarti. Rigel yang sebelumnya masih takut dan ragu ketika berbicara, kini menjadi lebih percaya diri saat berkomunikasi dengan gurunya.

“Kalau melihat dari perkembangannya, sekarang dia sudah lebih berani berbicara. Dulu masih takut dan ragu-ragu, sekarang sudah lebih berani dan lebih percaya diri,” ujar Bapak Surya.

Membangun Lingkungan Belajar yang Imersif Bersama Guru Asing

Menurut Bapak Surya, salah satu hal yang membuat pengalaman Rigel di 51Talk berbeda adalah kesempatan untuk berkomunikasi secara langsung dengan guru asing.

Ketika anak belajar dengan seseorang yang dapat berbicara Bahasa Indonesia, mereka mungkin lebih mudah kembali menggunakan Bahasa Indonesia ketika merasa tidak yakin. Namun, di 51Talk, Rigel didorong untuk mencari cara agar dapat menyampaikan apa yang ingin ia katakan dalam Bahasa Inggris.

“Kalau di 51Talk itu nggak ada nego. Dia harus ngomong Bahasa Inggris,” jelas Bapak Surya.

Latihan yang konsisten ini secara perlahan membantu Rigel menjadi lebih nyaman berbicara. Gurunya juga mendorong Rigel untuk menjawab menggunakan kalimat lengkap, bukan sekadar menjawab “yes” atau “no”.

Bagi Bapak Surya, latihan seperti ini penting karena belajar bahasa bukan hanya tentang memahami materi. Anak juga membutuhkan kesempatan untuk benar-benar menggunakannya.

Ketika Bahasa Inggris Menjadi Cara untuk Terhubung

Dampak nyata dari belajar Bahasa Inggris dapat terlihat ketika anak mulai membawa apa yang dipelajarinya ke luar kelas.

Salah satu momen yang berkesan bagi Rigel terjadi ketika ia bertemu dengan teman sebaya yang pernah tinggal di Norwegia. Karena temannya tidak dapat berbicara Bahasa Indonesia, keduanya perlu berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris. Di luar dugaan ayahnya, Rigel ternyata dapat terhubung dan berkomunikasi dengannya.

Bagi Bapak Surya, momen tersebut menjadi hal yang penting. Hal itu menunjukkan bahwa Rigel tidak sekadar mempelajari Bahasa Inggris sebagai sebuah mata pelajaran, tetapi mulai menggunakannya sebagai cara untuk berkomunikasi dengan orang lain dalam kehidupan nyata.

Kepercayaan dirinya juga didukung oleh sesi 1-on-1 bersama Miss Jess Violet, guru yang sudah membuat Rigel merasa nyaman selama belajar. Bapak Surya mengapresiasi bagaimana Miss Jess memahami level kemampuan Rigel dan terus mendorongnya untuk mencoba selama sesi berlangsung.

Bagi keluarga, tujuannya bukan agar Rigel dapat berbicara Bahasa Inggris dengan sempurna dalam waktu singkat. Yang terpenting adalah membangun kebiasaan untuk menggunakannya.

“Karena bahasa itu kebiasaan. Bahasa apa pun yang kita pelajari, kalau tidak digunakan, kita akan lupa,” ujar Bapak Surya.

Perjalanan Rigel menjadi pengingat bahwa rasa percaya diri tumbuh melalui latihan. Dengan pengalaman belajar 1-on-1 bersama guru asing di 51Talk, Rigel terus mendapatkan kesempatan untuk berbicara, mencoba, dan perlahan menjadi lebih nyaman dalam mengekspresikan dirinya menggunakan Bahasa Inggris.

Siap membantu si kecil membangun kepercayaan diri dalam berbicara Bahasa Inggris? Coba Trial Class GRATIS 51Talk dan berikan kesempatan bagi si kecil untuk belajar secara 1-on-1 bersama guru asing.

Related Articles

Muhammad Rafardhan Atharizz Siswa Dari Indonesia ke Panggung Global: Athar Bawa Pesan untuk Bumi

Generasi muda Indonesia: menyuarakan keindahan alam dan kepedulian terhadap lingkungan di panggung dunia. Athar, siswa 51Talk Indonesia berusia 9 tahun, tampil di 51Talk Global Youth Summit (GYS) di Beijing dan menyampaikan pidato berjudul “My Hometown, Our Planet.” Dalam pidatonya, Athar mengajak audiens melihat Indonesia melalui kekayaan alam, kehidupan laut, hutan, serta satwa yang menjadi bagian dari lingkungan tempat ia tinggal. Athar menyoroti berbagai satwa khas Indonesia, termasuk orangutan dan harimau Sumatra, sebagai bagian dari kekayaan alam yang perlu dijaga. Ia juga membahas ancaman terhadap lingkungan, salah satunya sampah plastik yang dapat mencemari laut dan berdampak pada kehidupan di dalamnya. Melalui pidatonya, Athar menyampaikan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tentang melindungi alam, tetapi juga tentang menjaga tempat yang menjadi rumah bagi manusia dan berbagai makhluk hidup. Dari isu yang dekat dengan kehidupan di Indonesia, ia membawa pesan tersebut ke hadapan anak muda dari berbagai negara di panggung GYS. Dengan menyampaikan gagasannya dalam bahasa Inggris, Athar menunjukkan bagaimana seorang anak muda dapat menggunakan kemampuannya untuk berbagi cerita tentang negaranya dan menyuarakan hal yang ia pedulikan kepada dunia. Dari Indonesia hingga panggung global, pesannya mengingatkan bahwa kepedulian terhadap bumi dapat dimulai dari tempat yang kita sebut rumah.

Bagaimana Perjalanan Belajar Bahasa Inggris Athar Membawanya ke Global Youth Summit di Beijing

Di usianya yang baru 9 tahun, Athar telah merasakan bagaimana belajar bahasa Inggris dapat membuka pintu menuju berbagai kesempatan baru. Sebagai siswa 51Talk dari Indonesia, Athar mengembangkan kemampuan bahasa Inggrisnya melalui kelas online 1-on-1 secara rutin, sekaligus belajar menyampaikan ide dan pikirannya dengan lebih nyaman.

Rahasia Anak Lebih Percaya Diri Bicara Bahasa Inggris: Pengalaman Rigel Belajar Bersama Native Speaker di 51Talk

Memiliki anak yang aktif dan percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris menjadi salah satu tujuan banyak orang tua saat ini. Namun, salah satu tantangan terbesar dalam mempelajari bahasa baru bukan sekadar menghafal kosakata, tetapi membantu anak merasa cukup percaya diri untuk berbicara, bahkan ketika mereka belum yakin apakah yang mereka ucapkan sudah benar.

Bagaimana 51Talk Bikin Gracie Pede Speaking English

Dulu Gracie malu-malu, tapi sekarang dia jadi lebih berani mencoba! Kalau ada yang tanya pakai Bahasa Inggris, dia tidak lagi sembunyi di belakang saya.

Visioner Muda dari UEA Tampil di Panggung COP30

Khaseeba mengubah kecintaannya pada membaca dan berbicara bahasa Inggris menjadi sebuah pencapaian luar biasa di panggung global. dari 700 peserta, ia melaju melalui babak pidato langsung dan kuis hingga akhirnya keluar sebagai pemenang.

Sheddi, Anak 12 Tahun dari Arab Saudi, Memperjuangkan Konservasi Satwa Liar

Sheddi berbicara tentang kecintaannya terhadap hewan dan menyoroti keberhasilan Arab Saudi dalam melestarikan oriks Arab—hewan yang pernah dinyatakan punah dan kini telah dipulihkan kembali melalui upaya-upaya berdedikasi yang diakui oleh UNESCO. Terinspirasi oleh pencapaian ini dan Inisiatif Hijau Arab Saudi, ia menyerukan kepada dunia untuk bersatu melindungi satwa liar dan menjaga bumi tetap hidup.

Abdulmohsen, Anak 9 Tahun dari Arab Saudi, Berbicara tentang Lautan di COP30

Abdulmohsen menyampaikan pesan yang mendesak tentang krisis diam-diam yang tengah dihadapi lautan kita akibat pemanasan global, polusi, dan penangkapan ikan berlebihan. Ia menyoroti lumba-lumba Vaquita yang terancam kritis sebagai sebuah peringatan nyata, dan menyebutkan upaya Arab Saudi dalam melindungi terumbu karang Laut Merah sebagai sumber harapan bagi dunia.

Le Bao Nhi, 11 Tahun dari Vietnam, Mengadvokasi Pembersihan Lautan di COP30

Le Bao Nhi yang berusia sebelas tahun, sebelumnya menghadapi kesulitan dalam pengucapan dan kepercayaan diri berbicara. Namun, setelah berlatih dengan tekun setiap hari bersama 51Talk—secara rutin mengikuti lima sesi tatap muka satu lawan satu setiap minggunya—ia telah mencapai kemajuan yang luar biasa dalam kemampuan bahasa Inggrisnya.

Perempuan Asal Thailand Berbicara di COP30, Mengadvokasi Perlindungan Lautan

Wasuthida Ringkleun yang berusia dua belas tahun, mulai belajar bersama 51Talk pada November 2024 dan berhasil tampil menonjol di antara hampir 200 peserta dari seluruh penjuru negeri. Terinspirasi oleh pengalamannya sebagai pembawa berita di sekolah dan dibimbing oleh semangat berkembang yang kuat

Osman, Usia 12 Tahun, Mewakili Türkiye di COP30 dan Berbicara tentang Iklim

Osman Batu yang berusia dua belas tahun, mulai belajar bahasa Inggris sejak usia dini dengan dukungan penuh dari keluarganya. Ia menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam kepercayaan diri dan kelancaran berbicara selama mempersiapkan diri untuk COP30

Dari ‘Terpaksa’ Jadi ‘Hobi’: Transformasi Belajar Bahasa Inggris Dengan Metode Bermain

Dari enggan, Egan kini antusias belajar. Bahasa Inggrisnya meningkat pesat berkat pelajaran daring interaktif dan bimbingan guru les privat.

Masih 1 SD, Tapi Pede Ngomong & Paham News in English

King membangun kemampuan bicara Inggris dan kepercayaan diri melalui kelas online fleksibel. Belajarnya seru, kemajuannya luar biasa!

Dari Cinta Menjadi Kebiasaan: Perjalanan Belajar Bahasa Inggris Derin, Gadis Turki 8 Tahun

Inggris bukan lagi sekadar mata pelajaran buat Derin. Kini jadi kebiasaan harian, ia menikmati kelas dan enjoy speaking english dengan guru-guru internasional.

Perjalanan Bahasa Inggris Defne, 9 Tahun: Dari Grogi Hingga Percaya Diri!

Mengatasi rasa takut, Defne kini percaya diri berbahasa Inggris. Belajar jadi bagian ceria harinya, berkat guru yang sabar dan menyenangkan.

Masa Depan yang Gemilang, Dimulai Hari Ini.

Related Articles

Scroll to Top